Fakta-Golongan-darahGeneral 

Inilah Pengertian Golongan Darah O Yang Harus Kamu Ketahui

Zonaberita.net – Golongan darah merupakan sebuah ilmu pengklasifikasian darah dari suatu kelompok yang berdasarkan adanya zat antigen warisan, yang terdapat pada permukaan membran sel darah merah di dalam tubuh manusia.

Hal ini juga disebabkan karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah, golongan darah pada manusia akan selalu di wariskan terhadap keturunannya.

Selain itu juga, hal yang menariknya lagi adalah golongan darah tersebut tidak akan berubah selama dia masih hidup.

Pada sistem golongan darah yang paling sering digunakan adalah sistem golongan darah ABO, MN, dan rhesus, yang pada dasarnya dapat menentukan golongan darah pada manusia didasarkan dengan aglutinin dan aglutinogen yang terdapat dalam darah tersebut.

Tranfunsi darah yang tidak sesuai dengan golongan darah pasien yang membutuhkan darah dapat menyebabkan hal-hal yang berakibat fatal, dan tranfunsi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan reaksi tranfunsi imunologis yang berakibat anemia, hemolis gagal ginjal, syock, bahkan juga dapat menyebabkan kematian.

Nah, salah satu jenis golongan darah yang satu ini merupakan golongan darah yang pada umunya banyak di jumpai di dunia yaitu golongan darah O. Yang meskipun di beberapa negara seperti Norwegia dan Swedia, golongan darah A lebih dominan.

Antigen A lebih umum dijumpain dibandingkan antigen B, yang dikarenakan bahwa golongan darah AB memerlukan keberadaan dua antigen A dan B di dalam darah, golongan darah ini adalah jenis yang paling jarang dijumpai di dunia.

Selain itu juga, fungsi dari golongan darah sendiri mempunyai fungsi seperti dapat mengindari penyakit tertentu, mambantu memantau progeam diet, resiko penggumpalan darah, mencegah kanker perut, untuk transfunsi darah, dapat menegtahui resiko penyakit jantung, dan dapat mengetahui masalah kesuburan.

Manusia yang memiliki golongan darah O dapat mendonorkan darahnya kepada golongan darah manapun seperti A, B, AB, dan O, akan tetapi mereka yang memiliki golongan darah O tidak bisa asal menerima transfunsi darah.

Dikarena orang yang mempunyai golongan darah O hanya bisa mendapatkan transfunsi darah dari tipe O saja, selain itu tidak akan bisa.

Dan sebaliknya jika orang yang memiliki golongan darah AB tergolong penerima universal, orang yang memiliki golongan darah AB bisa menerima transfunsi darah dari jenis A, B, AB atau O. Namun pemilik golongan darah O ini hanya dapat mendonorkan darahnya kepada mereka dengan jenis darah AB saja.

Selain itu juga faktor rhesus (Rh) adalah jenis antigen yang ada pada sel darah merah, dan jika seseorang yang memiliki faktor Rh maka dia tergolong positif dan jika tidak maka dia tergolong negatif.

Orang yang memiliki Rh negatif dapat mendonorkan darahnya kepada orang yang memiliki status Rh negatif dan Rh positif, pendonor dengan Rh positif hanya bisa memberikan darahnya kepada orang dengan status Rh positif saja.

Orang yang mempunyai golongan darah O juga memiliki risiko penyakit sekitar 23% lebih rendah terkena penyakit jantung dibandingkan dengan tipe darah lainnya, tetapi juga orang yang mempunyai golongan darah O ini lebih rentan terhadap penyakit lambung yang diebabkan oleh bakteri H pylori.

Sehingga untuk mencegah risiko tersebut, bagi orang yang mempunyai golongan darh O harus selalu memperhatikan asupan makanan anda dan jangan lupa untuk mengimbangi dengan penerapan hidup sehat secara keseluruhan seperti berhenti merokok, membantasi minum alkohol, serta selalu mengontrol berat badan.

Related posts

Leave a Comment